Sabtu 04 April 2026

​Lonceng Kematian di Lahan Sengketa: Saat Laras Senjata Mengawal Ekskavator


  • Muhammad Abrar
  • 04 Apr 2026

​KUANTAN SINGINGI – Suara deru mesin ekskavator memecah keheningan perkebunan di Kuantan Singingi, menyisakan jejak kehancuran pada batang-batang tanaman produktif yang tumbang satu demi satu. Di balik debu tanah yang tersingkap dan parit-parit yang digali paksa, aroma konflik agraria tercium lebih tajam dari biasanya.

​PT Wanasari diduga melakukan penetrasi sepihak ke atas lahan yang selama ini dikuasai secara sah oleh PT Citra Riau Sarana (CRS). Namun, kali ini bukan sekadar sengketa batas lahan biasa. Peristiwa ini menjelma menjadi potret intimidasi yang mencekam ketika ratusan personel berseragam loreng dan cokelat berdiri tegak di barisan depan, mengawal jalannya pengrusakan.

Intimidasi di Bawah Bayang-bayang Aparat. 

​Di lokasi kejadian, ketegangan terasa begitu pekat. Upaya manajemen PT CRS untuk mempertahankan aset perusahaan seolah membentur tembok kokoh. Kehadiran ratusan oknum TNI dan Polri di lokasi bukan lagi sekadar menjaga keamanan, melainkan dirasakan sebagai tameng baja bagi aktivitas yang disebut ilegal oleh pihak korban.

​Manajer PT Citra Riau Sarana, Afli Hendri,

BERITA LAINNYA